Kita telah memuat beberapa artikel mengenai KPR, kali ini kita akan membahas mengenai jenis suku bunga KPR sehingga Anda tidak salah pilih.
Dalam dunia perbankan, ada dua sistem penentuan suku bunga pinjaman, yaitu sistem fixed (tetap) dan floating (mengambang, mengikuti keadaan pasar).
Keadaan pasar memang selalu naik turun setiap saat. Biasanya, bank mengevaluasi besarnya bunga satu tahun sekali, sehingga apabila Anda mengambil sistem mengambang, maka pembayaran cicilan bisa berubah-ubah. Bisa lebih besar atau lebih kecil dari tahun pertama pembayaran dimulai.
Di sisi lain, ada pula bank yang memberikan pembayaran tetap sampai masa akhir akad, terutama bank-bank syariah. Kelebihan pembayaran tetap adalah, nasabah tidak perlu repot memikirkan berapa besar cicilan tahun depan.
Kalau jangka waktu pembayarannya pendek, memang lebih enak mengambil suku bunga tetap. Selain bank syariah, Anda bisa menggunakan bank BTN, yang juga menerapkan suku bunga tetap walau relatif lebih tinggi dari bank lain.
Jika ada bank yang memberikan jaminan tingkat suku bunga yang tidak berubah sampai angsuran lunas, jangan kaget jika suku bunga yang ditawarkan juga cukup tinggi. Namun jangan juga tergoda dengan suku bunga yang rendah. Tanyakan terlebih dahulu, apakah hanya berlaku di tahun pertama dan berubah setiap tahun, atau suku bunga tetap sampai pembayaran lunas.
Selain besaran suku bunga yang ditawarkan, ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan oleh calon debitur, di antaranya sistem pembayaran dan perhitungan bunga yang dipakai oleh bank yang bersangkutan. Jika suku bunga KPR cukup bersaing ketat, lihat fasilitas dan keuntungan yang didapat.
Sumber: Rumah.com
Keyword:
- Suku bunga kpr 2012
- suku bunga kpr
- bunga kpr 2012
- suku bunga kpr syariah 2012
- suku bunga untuk kpr 2012
- bunga kpr
- bunga kpr syariah 2012
- kpr 2012
- rate kpr syariah
- pilih kpr
Silakan Baca Artikel Terkait Berikut Ini:






Comments for Tips Memilih Suku Bunga KPR