Bayangkan jika smartphone meledak secara tiba – tiba, pasti akan sangat mengerikan bukan?

Walaupun smartphone sendiri artinya adalah ponsel pintar, namun bukan berarti tidak mempunyai kekurangan.

Bahkan kecanggihan ini terdapat pada perangkat kerasnya, seperti baterai atau hardware lainnya.

Namun ternyata namanya elektronik, tetap ada saja kekurangan dan bahayanya terutama untuk urusan baterai.

Kalian tentu saja pernah mendengar adanya berita tentang ponsel yang meledak, bahkan tidak jarang itu adalah jenis keluaran terbaru.

Seperti video di bawah ini contohnya :

Pastinya akan sangat menyedihkan bila kejadian ini berlangsung seketika.

Bisa jadi itu, dikarenakan oleh kelalaian pengguna sendiri sehingga memicu ponselnya mengalami konsleting

Memang tidak bisa dipungkiri, semakin hari ada saja berita tentang ledakan pada ponsel.

Sehingga membuat para pengguna jadi was – was dan sedikit ketakutan.

Mungkin faktor lain bisa dari perusahaan atau pengguna ponsel yang menggunakannya tidak sesuai panduan.

Nah, agar Anda tidak mengalami hal semacam ini.

Silahkan simak ulasan berikut tentang penyebab utama dari ponsel pintar meledak.

Ternyata Baterai Smartphone Berbahaya

Belakangan ini, memang banyak pengguna smartphone yang mengeluhkan baterai ponselnya.

Hal tersebut karena meledaknya baterai di dalam ponsel secara tiba – tiba.

Tentu saja, smartphone meledak bisa memicu kebakaran yang dahsyat.

Bukan hanya kehilangan ponsel pintar kesayangan, tetapi memori card bisa terbakar dan hilang semua file – file penting Anda.

Penting bagi Anda perhatikan fakta tentang baterai ponsel yang berbahaya seperti berikut.

Perlu Anda ketahui jika di dalam lithium-ion (Li-ion) memiliki namaporos polypropylene.

Di mana berfungsi untuk memberikan keamanan unsur listrik di dalam baterai tersebut.

Bahkan keberadaan Li-ion ini akan semakin panas dan berbahaya.

Apalagi jika diisi dengan elektrolit yang mudah terbakar.

Jika penggunaan baterai ponsel tidak sesuai prosedur, maka bisa saja akan terjadi ledakan pada ponsel yang digunakan.

Kebanyakan smartphone memang memiliki jenis baterai Li-ion.

Pasalnya Li-ion mempunyai daya baterai lebih besar, serta ketahanan yang lebih kuat atau semakin efektif.

Tetapi penggunaan baterai tersebut justru memicu risiko yang tinggi.

Maka dari itulah, solusi bagi para pengguna adalah ketika sedang mengecas smartphone jangan terlalu lama sampai membuat ponsel panas.

Hindari penggunaan ponsel terus menerus sampai panas juga.

Penyebab Ponsel Meledak dan Terbakar

Apakah Anda tahu jika meledaknya ponsel baterai dapat disebabkan oleh kekurangan pada produk yang kalian gunakan.

Apalagi jenis baterai Li-ion termasuk baterai sensitif yang perlu pertimbangan matang dalam pembuatannya.

Maka tak heran, jika baterai ponsel disarankan untuk membeli baterai asli.

Tetapi, tidak menutup kemungkinan perusahaan melakukan kesalahan saat produksi baterai.

Inilah penyebab smartphone meledak dan terbakar.

Tidak menutup kemungkinan jika kerusakan baterai diakibatkan oleh pengguna.

Meskipun sudah dirancang sangat baik oleh pihak perusahaan.

Tetapi faktor lain adalah dari pengguna sendiri.

Misalnya pemakaian smartphone ketika berada di luar ruangan.

Jika cuaca panas maka bisa memicu kerusakan kondisi baterai, sehingga dapat menyebabkan peledakan.

Kemudian masalah kedua adalah akibat smartphone yang meledak karena baterai dicas secara bersamaan dengan dimainkan.

Tentu saja, akan menyebabkan ponsel mengalami overheat.

Hal ini dikarenakan pemberian arus tidak sesuai dengan diterimanya smartphone, sehingga memicu baterai secara perlahan akan rusak.

Terlebih lagi, jika menggunakan portable charger atau power bank yang terus menerus.

Itulah hal yang harus diperhatikan dalam menjaga kebutuhan smartphone.

Mengingat akhir-akhir ini banyak komponen – komponen baterai dengan kualitas yang lebih rendah.

Dengan begitu, tentu akan berdampak buruk bagi baterai smartphone.

Jadi tetap berhati-hati memilih baterai agar smartphone tidak meledak.

Itulah informasi mengenai penyebab utama smartphone meledak.