Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah memberikan kesempatan kepada 1.000 sarjana yang ingin menjadi pengusaha melalui program 1.000 Sarjana Menjadi Entrepreneur (Wirausahawan). Hal ini dilakukan agar ada percepatan kelompok intelektual muda khususnya mereka yang berbasis sarjana segera berubah pikiran supaya mereka mampu dan berani menjadi wirausahawan demi membangun ekonomi bangsa. Mereka dibantu mengubah mindset mereka bukan mencari kerja tapi menciptakan lapangan pekerjaan.
Penciptaan pengusaha ini, menurut Menkop UKM Sjarifuddin Hasan, bisa mengurangi angka pengangguran di Tanah Air.
Menurut data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penganggur pada Februari 2010 sebanyak 8,59 juta orang, dengan tingkat pengangguran terbuka 7,41 persen. Tingkat pengangguran ini turun dibanding Agustus 2009 (7,87 persen) dan Februari 2009 (8,14 persen).
Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Neddy Rafinaldy Halim, menyebutkan berdasarkan data BPS sarjana menganggur di Indonesia mencapai 701.000 orang per Agustus 2010. Padahal untuk membangun perekonomian bangsa, dibutuhkan jumlah pengusaha minimal 2 persen (4,8 juta) dari seluruh populasi penduduk.
Sejumlah negara telah memiliki jumlah proporsi wirausaha yang ideal, bahkan tinggi, misalnya Singapura yang memiliki wirausahawan 4,2 persen dari total jumlah penduduk. Malaysia 2,1 persen, Thailand 4,1 persen, Korea Selatan 4,0 persen, dan Amerika Serikat 11,5 persen.
Sejak Desember 2009 sosialisasi mengenai program ini telah dilakukan ke 16 provinsi di Indonesia di tingkat kabupaten dan pemerintah daerah serta 22 perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Nantinya mereka yang berhak ikut program 1.000 Sarjana Wirausaha yaitu sarjana di bawah 35 tahun, menyerahkan proposal dan memilih bidang usaha sesuai dengan kompetensi atau sesuai dengan pengembangan daerah yang ia wakili. Kemudian diajukan ke kepala dinas untuk ditelaah. Kemudian kepala dinas selain menyeleksi juga memberikan bimbingan dan pelatihan supaya bisa memahami atau menerapkan proposalnya.
Dana yang dialokasikan untuk kepentingan ini diambil dari pos anggaran di Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi dan UMKM. Maksimal Rp20 juta sampai Rp25 juta per orang per proposal.
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar menyebutkan bahwa pemerintah telah banyak melakukan program untuk mengembangkan kewirausahaan. Sebagai contoh, pemerintah telah mengalokasikan Rp 16 triliun pada tahun 2010 untuk program kewirausahaan melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM).
Diharapkan, dengan adanya program ini, Sarjana dapat berani menghadapi tantangan ke depan dengan menciptakan lapangan kerja. Bukan lagi mencari kerja, dan nantinya Indonesia bisa menjadi negara wirausaha dan industri rumah tangga terbesar di ASEAN.
Sumber: Depkop
Keyword:
- contoh proposal sarjana wirausaha
- wirausaha
- program 1000 wirausaha baru tahun 2010
- program penciptaan 1000 Sarjana Wirausaha
- wirausahawan di malaysia
- PROGRAM SERIBU SARJANA
- program seribu pengusaha
- program sarjana wirausaha menkop 2012
- program pemerintah 1 juta sarjana wirausaha
- program pemberdayaan sarjana untuk wirausaha






