<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Saudagar Bugis &#187; Keuangan</title>
	<atom:link href="http://www.saudagar-bugis.com/category/keuangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.saudagar-bugis.com</link>
	<description>Informasi Bisnis  Terlengkap dan Tepercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Jan 2012 13:06:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Mengetahui Hitungan Bunga Untuk Mencegah Cekikan Kartu Kredit</title>
		<link>http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/</link>
		<comments>http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2011 09:38:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Saudagar Bugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kredit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.saudagar-bugis.com/?p=2230</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin Anda masih ingat Kartu Kredit yang berujung maut pada nasabah Citibank? Untuk menghindari cekikan kartu kredit ataupun cekikan Debt Collector, maka Anda harus bijaksana dan cermat menggunakan kartu kredit Anda. Bagi Anda yang punya kartu kredit, atau ingin memiliki kartu kredit, ada baiknya Anda membaca artikel berikut tentang perhitungan bunga kartu kredit yang ditulis <a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/"><b>...Baca Selengkapnya</b></a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/' addthis:title='Mengetahui Hitungan Bunga Untuk Mencegah Cekikan Kartu Kredit '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.saudagar-bugis.com/wp-content/uploads/2011/11/Kartu-Kredit.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2231" title="Kartu Kredit" src="http://www.saudagar-bugis.com/wp-content/uploads/2011/11/Kartu-Kredit.jpg" alt="" width="265" height="175" /></a>Mungkin Anda masih ingat <a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/">Kartu Kredit yang berujung maut</a> pada nasabah Citibank? Untuk menghindari cekikan kartu kredit ataupun cekikan Debt Collector, maka Anda harus bijaksana dan cermat menggunakan kartu kredit Anda.</p>
<p>Bagi Anda yang punya kartu kredit, atau ingin memiliki kartu kredit, ada baiknya Anda membaca artikel berikut tentang <strong>perhitungan bunga kartu kredit </strong>yang ditulis oleh Herry Gunawan.</p>
<p>Bank Sentral akan melarang penerbit kartu kredit mengenakan bunga berbunga, alias bunga majemuk. Aturan akan ditetapkan belajar dari korban yang tagihannya terus membengkak akibat penambahan bunga tiada henti. Karenanya, Bank Indonesia akan merevisi peraturan terkait.</p>
<p><strong>Bagaimana prinsip bunga kartu kredit yang berlaku sekarang?</strong></p>
<p>Pada praktek bunga kartu kredit yang berlaku saat ini, nilai pokok utang terus-menerus ditambahkan dengan bunga dari sisa tunggakan. Hitungannya adalah harian, yang menggunakan patokan 360 hari dalam setahun. Kemudian, hasil penambahan itu menjadi beban tagihan berikutnya.</p>
<p>Mulai 1 Januari 2013, Bank Indonesia berjanji menerapkan kebijakan baru untuk perhitungan bunga kartu kredit, yaitu yang berhak dikenakan bunga adalah nilai pokok yang belum dibayar.<br />
Misalnya, pada 1 Maret Anda berbelanja dengan kartu kredit sebesar Rp 1.000.000.  Suku bunga kartu Anda adalah 3,5 persen per bulan atau 42 persen dalam setahun.<br />
Tanggal cetak kartu tagihan adalah 14 Maret dan jatuh temponya dua minggu kemudian, yaitu tanggal 28 di bulan yang sama.<br />
Anda membayar tagihan pada tanggal 17 Maret. Namun tidak penuh, melainkan hanya 10 persen atau Rp 100.000, sesuai batas minimun pembayaran.</p>
<p>Nah, berapa yang harus Anda bayar, ketika tagihan kedua datang pada 14 April?</p>
<p>Dengan model yang berlaku sekarang, perhitungannya adalah:</p>
<p>Mengingat masih ada sisa pokok yang belum dilunasi, maka sebenarnya pembayaran melalui kartu kredit tersebut terhitung sebagai pinjaman yang harus dikenakan bunga. Pada tagihan bulan berikutnya akan tampak. Berapa yang ditagihkan?</p>
<p>Perhitungan pertama:<br />
Selisih antara transaksi dengan datangnya tagihan adalah 14 hari. Kalikan jumlah hari ini dengan suku bunga setahun (42 persen atau 0,42). Hasilnya kalikan kembali nilai transaksi yang Rp 1.000.000 dan dibagi jumlah hari dalam setahun (360). Maka didapat Rp 16.333. Ini namanya perhitungan bunga pertama.</p>
<p>Perhitungan kedua:<br />
Untuk bunga kedua, jumlah hari yang dihitung adalah periode 15-17 Maret (hingga Anda bayar tagihan pertama) atau tiga hari. Dengan model menghitung yang pertama: jumlah hari dikalikan bunga setahun, kemudian dikalikan lagi jumlah tagihan. Hasilnya dibagi 360 hari. Maka hasilnya adalah Rp 3.500.</p>
<p>Hitungan ketiga:<br />
Masih ada beban bunga ketiga yang tetap memasukan sisa hari yang belum dikenakan bunga hingga tanggal tagihan kedua datang. Jadi, 18 Maret hingga 14 April atau 27 hari. Namun, pengalinya adalah sisa pokok tagihan yaitu Rp 900.000 lantaran Anda sudah sempat membayarnya 10 persen tadi. Dan hasilnya: Rp 28.350.</p>
<p>Sehingga nilai yang tercetak di kertas tagihan periode kedua yang datang pada 14 April yaitu<br />
Jumlahkan bunga pertama hingga ketiga plus sisa pokok pinjaman yang Rp 900.000. Totalnya sebesar Rp 948.183. Inilah yang harus Anda bayar.</p>
<p>Jika yang diinginkan oleh Bank Indonesia sebatas tagihan pokok yang harus dibayar, maka sesuai peraturan baru, yang dikenakan bunga adalah Rp 900.000.  Alias jumlah yang belum ditambah dengan bunga-bungaan tadi serta tambahan-tambahan lain.</p>
<p>Mudah-mudahan BI tidak urung dengan rencana kebijakannya tadi. Sehingga, nasabah kartu kredit yang memang membutuhkan bisa lebih terlindungi.</p>
<p>Sebagai antisipasi, sebaiknya lebih cermat menggunakan kartu kredit.</p>
<p>Lalu bagaimana cara paling jitu mencegah cekikan bunga berbunga adalah membayar penuh di saat tagihan pertama. Sebab, masa berbunga belum tiba. Iuran yang dibayar setiap tahun pun menjadi bermanfaat dengan hadirnya jasa tanpa bunga.</p>
<p>Sebaliknya kalau tidak dilunasi, maka kartu kredit tidak lagi sekadar fasilitas pembayaran.  Kartu kredit akan menjadi tiket untuk mendapatkan utang yang bunganya terus berbunga hingga mencekik. Kalau sudah begini, berlarilah sebelum penagih utang datang.</p>
<p><em>Penulis artikel ini, Herry Gunawan menjadi wartawan pada 1993 hingga awal 2008. Sempat menjadi konsultan untuk kajian risiko berbisnis di Indonesia, kini kegiatannya riset, sekolah, serta menulis</em>.</p>
<h4>Keyword:</h4><ul><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/" title="perhitungan bunga kartu kredit">perhitungan bunga kartu kredit</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/" title="menghitung bunga kartu kredit">menghitung bunga kartu kredit</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/" title="bunga kartu kredit">bunga kartu kredit</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/" title="hitung kartu kredit">hitung kartu kredit</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/" title="perhitungan kartu kredit">perhitungan kartu kredit</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/" title="hitung bunga kartu kredit">hitung bunga kartu kredit</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/" title="penghitungan bunga kartu kredit">penghitungan bunga kartu kredit</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/" title="Menghindari cekikan bunga kartu kredit">Menghindari cekikan bunga kartu kredit</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/" title="perhitungan bunga credit card">perhitungan bunga credit card</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/" title="berapa bunga pinjaman bank setahun">berapa bunga pinjaman bank setahun</a></li></ul><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/' addthis:title='Mengetahui Hitungan Bunga Untuk Mencegah Cekikan Kartu Kredit '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.saudagar-bugis.com/mengetahui-hitungan-bunga-untuk-mencegah-cekikan-kartu-kredit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agar Gaji Bulanan Tidak Jebol</title>
		<link>http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/</link>
		<comments>http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Sep 2011 05:06:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Saudagar Bugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Belanja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.saudagar-bugis.com/?p=2210</guid>
		<description><![CDATA[Perlu cara yang bijak untuk mengelola finansial agar gaji yang Anda peroleh tiap bulan tidak jebol alias habis sebelum waktunya. Sebenarnya tips ini tidak hanya berlaku bagi karyawan saja, melainkan bisa juga diterapkan buat wirausaha kecil. Prita Hapsari Ghozie, MCom, CFP, Chief Financial Planner dari ZAP Finance, seperti yang dikutip dari TribunNews.com mengungkapkan beberapa hal <a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/"><b>...Baca Selengkapnya</b></a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/' addthis:title='Agar Gaji Bulanan Tidak Jebol '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.saudagar-bugis.com/wp-content/uploads/2011/09/mengelola-keuangan.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2211" title="mengelola keuangan" src="http://www.saudagar-bugis.com/wp-content/uploads/2011/09/mengelola-keuangan.jpg" alt="mengelola keuangan" width="218" height="135" /></a>Perlu cara yang bijak untuk mengelola finansial agar gaji yang Anda peroleh tiap bulan tidak jebol alias habis sebelum waktunya. Sebenarnya tips ini tidak hanya berlaku bagi karyawan saja, melainkan bisa juga diterapkan buat wirausaha kecil.</p>
<p>Prita Hapsari Ghozie, MCom, CFP, Chief Financial Planner dari ZAP Finance, seperti yang dikutip dari TribunNews.com mengungkapkan beberapa hal yang perlu diketahui untuk mengelola keuangan:<br />
1. Dibagi per pos.<br />
Selama ini, bagaimana Anda mengatur alokasi pos pengeluaran?<br />
Tugas pertama Anda adalah mencatat paling tidak tiga bulan ke belakang untuk apa saja penghasilan yang diperoleh setiap bulan itu terpakai. Gunanya, agar Anda bisa mengetahui kemampuan, dan juga mengetahui pos-pos mana yang bocor.<br />
Secara umum, pengeluaran rumah tangga dapat dikategorikan menjadi:</p>
<ul>
<li> pos pengeluaran hidup rutin,</li>
<li>pos pengeluaran tabungan dan investasi,</li>
<li>pos cicilan utang, dan</li>
<li>pos pengeluaran gaya hidup.</li>
</ul>
<p>Karyawan baru pada umumnya banyak punya kemauan tetapi sadar kemampuan finansial ada batasnya, maka jalan satu-satunya adalah membuat anggaran atau rencana pengeluaran.</p>
<p>2. Jangan dilanggar<span id="more-2210"></span><br />
Bagaimana jika pos sehari-hari selalu besar pasak daripada tiang?<br />
Tentu tidak boleh mengambil dari pos lain, tabungan misalnya.</p>
<p>Tujuan membuat anggaran belanja itu adalah supaya pengeluaran terarah dan sesuai dengan rencana finansial kita. Kunci anggaran yang sukses adalah realistis dan disiplin. Salah satu caranya adalah membuat rekening-rekening terpisah untuk urusan belanja bulanan, bayar tagihan utilitas, rekening investasi, dan rekening khusus seperti “My shopping account ” atau “Spa for me”.</p>
<p>3. Debit otomatis<br />
Karyawan juga harus punya instruksi debit otomatis ke masing-masing rekening. Namun, bisa juga, setiap tanggal gajian langsung sebarkan dananya menurut anggaran ke rekening-rekening tersebut. Jika tidak terbiasa dengan transaksi elektronik, gunakan metode amplop. Isilah amplop sesuai dengan anggaran bulan itu. Kalau sudah mulai tipis, padahal belum akhir bulan, ya terpaksa harus berhemat.<br />
Karyawan baru yang belum punya tanggungan, harusnya juga bisa <strong>menyisihkan minimal 20 persen dari gaji bulanan untuk investasi</strong>. Investasi yang disarankan tentu saja yang memberikan potensi keuntungan terbesar seperti reksadana saham atau saham, karena tujuannya untuk jangka panjang.</p>
<p>4. Buat prioritas<br />
Bagaimana bila ternyata pemasukan tidak sebesar rencana pengeluaran? Prita manawarkan langkah membuat prioritas dengan menggunakan metode ZAPFIN. Konsep ini merupakan cara yang sangat mudah untuk membuat prioritas dalam anggaran. Setiap pendapatan yang diterima, sebaiknya digunakan dengan pembagian Zakat, Assurance, Present Consumption, Future Spending dan Investment.</p>
<h4>Keyword:</h4><ul><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/" title="metode ZAPFIN">metode ZAPFIN</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/" title="alokasi gaji bulanan">alokasi gaji bulanan</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/" title="pembagian gaji bulanan">pembagian gaji bulanan</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/" title="mengatur uang gaji agar tidak jebol">mengatur uang gaji agar tidak jebol</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/" title="menyusun anggaran bulanan bagi pekerja">menyusun anggaran bulanan bagi pekerja</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/" title="menyusun anggaran gaji">menyusun anggaran gaji</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/" title="menyusun rencana belanja bulanan">menyusun rencana belanja bulanan</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/" title="minimal gaji untuk investasi">minimal gaji untuk investasi</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/" title="pembagian pengeluaran uang gaji per bulan">pembagian pengeluaran uang gaji per bulan</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/" title="PENGALOKASIAN GAJI BULANAN">PENGALOKASIAN GAJI BULANAN</a></li></ul><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/' addthis:title='Agar Gaji Bulanan Tidak Jebol '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.saudagar-bugis.com/agar-gaji-bulanan-tidak-jebol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Menabung dari Freddy Pieloor, Certified Financial Planner</title>
		<link>http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/</link>
		<comments>http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Aug 2011 09:30:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Saudagar Bugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Finance]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[menabung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.saudagar-bugis.com/?p=2167</guid>
		<description><![CDATA[Anda mempunyai gaji yang lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun pernahkah Anda memikirkan untuk menyisihkan barang beberapa persen saja untuk menabung? Memang sangat sulit untuk membiasakan diri menyisihkan sebagian penghasilan untuk ditabung sebagai investasi masa depan. Freddy Pieloor, dari Certified Financial Planner (CFP), memberikan beberapa tips bagaimana mengatur pengeluaran sehingga dapat menyisihkan sedikit <a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/"><b>...Baca Selengkapnya</b></a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/' addthis:title='Tips Menabung dari Freddy Pieloor, Certified Financial Planner '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_2169" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.saudagar-bugis.com/wp-content/uploads/2011/08/Menabung..jpg"><img src="http://www.saudagar-bugis.com/wp-content/uploads/2011/08/Menabung.-300x117.jpg" alt="Tips Menabung" title="Menabung" width="300" height="117" class="size-medium wp-image-2169" /></a><p class="wp-caption-text">Menabung. Foto: Thinkstock</p></div>Anda mempunyai gaji yang lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun pernahkah Anda memikirkan untuk menyisihkan barang beberapa persen saja untuk menabung? Memang sangat sulit untuk membiasakan diri menyisihkan sebagian penghasilan untuk ditabung sebagai investasi masa depan.</p>
<p>Freddy Pieloor, dari Certified Financial Planner (CFP), memberikan beberapa tips bagaimana mengatur pengeluaran sehingga dapat menyisihkan sedikit untuk tabungan:<br />
Jika Anda mendapat penghasilan (gaji) sebesar 100 persen, Anda langsung sisihkan minimum 20 persen terlebih dahulu untuk investasi. Sisanya sebesar 80 persen dapat Anda gunakan untuk membayar semua kebutuhan hidup, termasuk kartu kredit dan gaya hidup.<br />
Jangan menggunakan kartu kredit (terlebih untuk berutang dan membeli barang konsumtif) jika tidak memiliki dana sekarang untuk membayar lunas saat tagihannya tiba.<br />
Apabila saat ini Anda masih memiliki sejumlah utang, lunasilah terlebih dahulu utang-utang tersebut (terutama utang yang berbunga tinggi) sebelum Anda memulai untuk berinvestasi.<br />
Jangan berbelanja melebihi penghasilan Anda. Demikian halnya dengan seorang karyawan, kata Freddy, sebaiknya mengendarai kehidupannya dengan berbelanja tidak melebihi batas kecepatan (penghasilan) yang ada. Ingat selalu &#8220;spedometer&#8221; yang ada di panel dasbor mobil, di mana pengemudi harus mengendarai mobil tersebut tidak melebihi batas kecepatan yang diperkenankan. Misalnya di spedometer tertulis 200 km/jam, pengemudi hanya boleh mencapai tingkat kecepatan 160 km/jam (80 persen).</p>
<p>Demikianlah Tips menabung dari Freddy Pieloor, Certified Financial Planner, semoga bermanfaat bagi kita semua.<br />
<span id="more-2167"></span><br />
Sumber: TribunNews.com</p>
<h4>Keyword:</h4><ul><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/" title="tips menabung">tips menabung</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/" title="freddy pieloor">freddy pieloor</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/" title="tips menabung untuk masa depan">tips menabung untuk masa depan</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/" title="tips financial planning">tips financial planning</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/" title="menabung">menabung</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/" title="certified financial planner">certified financial planner</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/" title="(certified financial planner)">(certified financial planner)</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/" title="tips membaca buku ingat 100 persen">tips membaca buku ingat 100 persen</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/" title="freedy pieloor">freedy pieloor</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/" title="penghasilan financial planner">penghasilan financial planner</a></li></ul><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/' addthis:title='Tips Menabung dari Freddy Pieloor, Certified Financial Planner '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.saudagar-bugis.com/tips-menabung-dari-freddy-pieloor-certified-financial-planner/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Belanja Cermat dengan Budget Hemat</title>
		<link>http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/</link>
		<comments>http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2011 09:44:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Saudagar Bugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Belanja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.saudagar-bugis.com/?p=1930</guid>
		<description><![CDATA[Saya cukup tertarik dengan artikel yang dimuat di wolipop.com meskipun tips ini ditujukan buat kaum perempuan, tapi tak ada salahnya untuk dimuat, karena saya juga punya istri dan puteri, dan saya yakin pengunjung Saudagar Bugis ini banyak juga yang cewek. Tak pernah ada kata cukup bagi perempuan dalam memenuhi kebutuhan fesyennya. Tak ingin kantung jebol <a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/"><b>...Baca Selengkapnya</b></a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/' addthis:title='Tips Belanja Cermat dengan Budget Hemat '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.saudagar-bugis.com/wp-content/uploads/2011/04/Shoping.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1931" title="Shoping" src="http://www.saudagar-bugis.com/wp-content/uploads/2011/04/Shoping-300x240.jpg" alt="" width="300" height="240" /></a>Saya cukup tertarik dengan artikel yang dimuat di wolipop.com meskipun tips ini ditujukan buat kaum perempuan, tapi tak ada salahnya untuk dimuat, karena saya juga punya istri dan puteri, dan saya yakin pengunjung Saudagar Bugis ini banyak juga yang cewek.</p>
<p>Tak pernah ada kata cukup bagi perempuan dalam memenuhi kebutuhan fesyennya. Tak ingin kantung jebol karena nafsu belanja yang membabi buta? Coba pilah-pilih barang belanjaan Anda dengan cermat.</p>
<p>Istilah &#8216;Money doesn&#8217;t lie&#8217; seringkali benar dalam dunia fesyen. Barang-barang dengan harga yang tinggi memang memiliki kualitas yang baik. Namun jika Anda cermat, ada barang-barang dengan harga yang miring, namun memiliki kualitas yang tak kalah bagus.</p>
<p>Dari pada membabi buta memborong barang berharga murah namun kualitasnya tidak terjamin, lebih baik pilih item fesyen Anda dengan cermat.</p>
<p>Ketika memilih baju dari bahan rajutan misalnya,<span id="more-1930"></span> perhatikan benar benang yang dipakai merajut. Baju rajutan dengan benang katun biasanya harganya lebih mahal dengan bahan acrylic. Namun baju rajutan benang katun biasanya memiliki potongan lebih pas dengan tubuh. Sebaliknya benang acrylic dengan harga yang jauh lebih murah, biasanya lebih kaku. Dan yang paling fatal, baju rajutan dari benang acrylic mudah sekali menyusut atau melar jika dimasukkan ke dalam mesin cuci.</p>
<p>Untuk pakaian sehari-hari, pilihlah bahan yang tahan lama. Baju sehari-hari lebih sering dipakai sehingga ada baiknya untuk membeli yang berkualitas bahan yang baik dan kuat.Viscose dan katun adalah beberapa jenis bahan yang cocok untuk pakaian sehari-hari. Selain nyaman, baju dari bahan ini tahan lama. Sehingga Anda tak perlu sering belanja untuk menggantikan baju yang rusak.</p>
<p>Anda juga bisa menghemat budget dari pemilihan busana pesta. Little black dress merupakan busana pesta yang tak lekang oleh zaman. Anda tinggal memadupadankan dengan aksesoris yang berbeda untuk mengubah-ubah penampilan.</p>
<p>Yang paling penting saat berbelanja adalah, hanya memilih barang-barang yang Anda suka dan butuhkan. Jangan paksakan membeli celana jeans dengan ukuran yang tidak sesuai hanya karena diskon yang menggiurkan. Pilah-pilih dengan cermat kebutuhan fesyen Anda.<br />
Semoga bermanfaat.</p>
<h4>Keyword:</h4><ul><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/" title="belanja cermat">belanja cermat</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/" title="berbelanja dengan hemat">berbelanja dengan hemat</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/" title="belanja di bugis">belanja di bugis</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/" title="tips hemat cermat">tips hemat cermat</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/" title="tips belanja cermat">tips belanja cermat</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/" title="tips Berbelanja">tips Berbelanja</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/" title="barang apa yang bagus di bugis">barang apa yang bagus di bugis</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/" title="harga benang acrylic">harga benang acrylic</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/" title="tips pakaian sehari-hari">tips pakaian sehari-hari</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/" title="Harga benang katun acrylic">Harga benang katun acrylic</a></li></ul><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/' addthis:title='Tips Belanja Cermat dengan Budget Hemat '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.saudagar-bugis.com/tips-belanja-cermat-dengan-budget-hemat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agar Kartu Kredit Tidak Berujung Maut</title>
		<link>http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/</link>
		<comments>http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Apr 2011 02:19:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Saudagar Bugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kredit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.saudagar-bugis.com/?p=1923</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin anda masih ingat Nasabah City Bank yang mati terbunuh oleh Debt Collector? Bukan cuma kejadian itu saja pernah terjadi, Selain itu, Muji, juga nyaris buta karena dianiaya oleh Debt Collector Bank. Menkumham, Patrialis Akbar, cuma gara-gara telat bayar kredit Rp 2 juta saja dicaci-maki dan diancam oleh Debt Collector Citibank sehingga sakit hati. Sementara <a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/"><b>...Baca Selengkapnya</b></a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/' addthis:title='Agar Kartu Kredit Tidak Berujung Maut '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.saudagar-bugis.com/wp-content/uploads/2011/04/Kartu-Kredit.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1924" title="Kartu Kredit" src="http://www.saudagar-bugis.com/wp-content/uploads/2011/04/Kartu-Kredit-150x150.jpg" alt="Kartu Kredit" width="150" height="150" /></a>Mungkin anda masih ingat Nasabah City Bank yang mati terbunuh oleh Debt Collector? Bukan cuma kejadian itu saja pernah terjadi, Selain itu, Muji, juga nyaris buta karena dianiaya oleh Debt Collector Bank. Menkumham, Patrialis Akbar, cuma gara-gara telat bayar kredit Rp 2 juta saja dicaci-maki dan diancam oleh Debt Collector Citibank sehingga sakit hati. Sementara saat Meutia Hafidz disandera di Iraq, ibunya justru diteror Debt Collector Citibank karena Meutia Hafidz tidak bisa membayar cicilan kredit. Bayangkan jika ibunya meninggal karena stroke atau stress akibat teror Debt Collector Citibank?</p>
<p>Pembuka tulisan ini bukan menakut-nakuti Anda untuk tidak mengambil kartu kredit. Tapi ingat bahwa kartu kredit itu sebaiknya digunakan untuk bisnis. Dan bagi anda yang belum punya kartu kredit, segeralah bikin permohonan, karena tak lama lagi Anda lebih sulit lagi mendapatkannya.</p>
<p>Para pemohon kartu kredit harus siap-siap untuk tidak lagi gampang mendapat kartu kredit baru. Bank Indonesia (BI), selaku otoritas yang mengatur perbankan, bersama Asosiasi Penerbit Kartu Kredit Indonesia (AKKI) dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sedang menggodok mekanisme pengetatan kepemilikan kartu kredit. Mekanisme yang merupakan revisi Peraturan BI (PBI) Nomor 11 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu Kredit itu dipastikan bakal dirilis pada awal Mei 2011 mendatang.</p>
<p><a href="http://www.saudagar-bugis.com/wp-content/uploads/2011/04/Irzen-Octa.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1927" title="Irzen Octa" src="http://www.saudagar-bugis.com/wp-content/uploads/2011/04/Irzen-Octa-253x300.jpg" alt="Irzen Octa" width="177" height="210" /></a>Pengetatan kepemilikan kartu kredit itu dilakukan menyusul meninggalnya Sekretaris Partai Pemersatu Bangsa, Irzen Octa, pemilik kartu kredit Citibank, di tangan debt collector. Irzen tewas setelah mengurus tagihan utangnya yang macet. Disinyalir, tagihan macet semacam Irzen berawal dari terlalu mudahnya masyarakat mendapat dan &#8220;menggesek&#8221; kartu kredit. Sehingga memicu kredit macet atau non-performing loan (NPL).</p>
<p>Untuk menghentikan gejala tidak sehat itulah, BI melakukan pengetatan pemberian kartu kredit di beberapa titik. Meskipun belum rinci, menurut Kepala Biro Pengembangan dan Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Aribowo, ada tiga persyaratan yang jadi fokus pengetatan. &#8220;Syarat yang akan diatur adalah usia pemegang saham, plafon kredit, dan jumlah pendapatan setiap nasabah,&#8221; ungkap Ariwibowo.</p>
<p>Soal usia, <span id="more-1923"></span>dalam PBI Nomor 11 Tahun 2009 tidak diatur batasannya. &#8220;Akan kami coba atur apakah akan seperti PBI Tahun 2006 yang membatasi minimal usia pemegang adalah 21 tahun,&#8221; ia menambahkan. Pada waktu itu, sempat berubah, kata Aribowo, karena dalam test case, market di Tanah Air sudah dewasa. Namun kenyataannya belum.</p>
<p>Soal plafon, menurut Aribowo, belum ada gambaran seperti apa ketentuannya. Dalam aturan sebelumnya diberlakukan plafon dua kali dari upah minimum regional. Soal pemberian plafon ini tidak akan sembarangan. Bentuknya, misalnya, bisa jadi dua kali pendapatan. &#8220;Hal itu belum ditentukan,&#8221; ujar Aribowo.</p>
<p>Terkait kepemilikan jumlah kartu kredit, Aribowo menyatakan sedang dalam peninjauan. Apakah nanti diberlakukan pembatasan pemilikan atau tidak. &#8220;Kajian dilakukan, apakah cukup memiliki dua kartu atau dibatasi di atas itu,&#8221; ia melanjutkan. Namun, menurut Aribowo, bila hal itu dilakukan, akan membawa beberapa konsekuensi. Antara lain terhambatnya perkembangan industri perbankan.</p>
<p>Dalam persoalan kartu kredit ini, BI memilih bersikap hati-hati. Intinya, pengetatan dilakukan agar lebih prudent, jangan sampai membuat industri perbankan justru mandek. Kalau tidak dibatasi, maka kemungkinan dijalankan dengan tambahan syarat.</p>
<p>Industri perbankan sendiri, Aribowo menambahkan, menginginkan agar tidak dilakukan pembatasan kartu. Namun lebih pada pengetatan persyaratan kepemilikan kartu atau dengan pengembangan sistem database. Jika salah satu kartu macet, maka kartu yang lain otomatis tidak bisa dipakai.</p>
<p>Sedangkan soal pengaturan penggunaan jasa layanan pihak ketiga sebagai penagih utang atau debt collector masih dalam pertimbangan BI. &#8220;Boleh-tidaknya pemakaian jasa pihak ketiga harus dengan pertimbangan matang,&#8221; kata Aribowo. Kalaupun masih diperbolehkan, menurut Aribowo, harus dijalankan dengan syarat yang ketat.</p>
<p>Misalnya, penagihan harus langsung kepada yang bersangkutan, tidak boleh kepada saudara atau orang lain. Selama ini, banyak keluhan dari masyarakat karena sering jadi sasaran penagihan yang salah alamat oleh debt collector. Apalagi datang dengan umpatan kasar dan main fisik. &#8220;Kualifikasinya akan kami bicarakan dengan Asosiasi Penerbit Kartu Kredit Indonesia,&#8221; ujarnya. Revisi PBI itu dipastikan bakal dirilis pada awal Mei nanti. Selain AKKI, pihak BI juga melibatkan YLKI.</p>
<p>Munculnya sejumlah debt collector yang garang tentu tidak lepas dari ulah debitur kartu kredit yang tidak mau membayar. Untuk itu, BI juga sedang memikirkan sistem apa yang akan dipakai untuk menangani soal ini. Yang jelas, BI telah memiliki daftar positif dan negatif pemilik kartu kredit.</p>
<p>&#8220;Misalnya, yang ada pertanda mulai macet akan diberi peringatan. Kalau macet, ia tidak bisa dipakai untuk transaksi,&#8221; ungkapnya. Mereka yang menjadi penunggak tidak akan bisa mendapat fasilitas pembiayaan. Ini dilakukan agar tidak membebani industri kartu kredit. Oleh sebab itu, Aribowo menyatakan, sebaiknya pihak yang punya utang tetap melunasi dan menggunakan kartu kredit dengan lebih bijak dan pintar.</p>
<p>Menurut Ketua AKKI, Dodit Wiweko Probojakti, sebenarnya industri kartu kredit sudah berevolusi. &#8220;Dulu, sebelum tahun 2006, adalah fase yang terlalu bebas,&#8221; katanya. Lalu, dengan PBI Tahun 2006, ada beberapa perubahan, seperti minimum payment naik dari 5% menjadi 10%. Lalu minimum income harus tiga kali UMR dan batas kredit atau limit harus dua kali income.</p>
<p>Namun, pada aturan PBI Tahun 2009, yang dipertahankan hanya minimum payment. Soal minimum income dan batas limit tidak diatur lagi. Pertimbangan hilangnya aturan ini, karena industrinya sudah efektif dan efisien. &#8220;Pekan ini, kami ada meeting dengan BI di luar kota untuk membahasnya secara mendalam,&#8221; kata Dodit kepada Eri Komar Sinaga dari Gatra.</p>
<p>Menurut Dodit, industri kartu kredit lebih cenderung membenahi standar penagihan agar tidak terjadi ekses yang buruk. Mengenai limit kredit, Dodit melihat penetapannya tidak semudah dengan pembatasan saja. Pasalnya, limit kredit tidak hanya berdasarkan pendapatan, melainkan juga sejarah kredit seseorang di bank selama bertahun-tahun.</p>
<p>Selain itu, kata Dodit, ada faktor kedua yang menjadi pertimbangan, yakni surrogate income. Ini penghasilan alternatif atau penghasilan yang tidak hanya berdasarkan gaji. Misalnya dari deposito, reksa dana, dan tabungan yang bisa di-convert menjadi income. &#8220;Dua hal itu harus dijadikan pertimbangan, tidak hanya melulu dari income dalam arti gaji,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Berdasarkan data per Februari lalu, total pemegang kartu mencapai 5,6 juta orang, dengan jumlah kartu 13,8 juta keping. Jadi, per orang rata-rata memiliki dua kartu. Rasio ini paling rendah dibandingkan dengan negara tetangga. Di Singapura, misalnya, enam sampai tujuh kartu per orang. Namun pemilikan dua kartu per orang itu, menurut Dodit, masih aman dan masuk akal.</p>
<p>Di Indonesia, orang memiliki banyak kartu karena kebutuhan. &#8220;Orang mengambil kartu kredit karena benefit yang ditawarkan oleh bank,&#8221; ungkap Dodit. Misalnya, ada yang memilih manfaat frequent traveller. Lalu memilih kartu kredit karena ada keuntungan diskon di semua food, resto, dan dining. Juga ada keuntungan lain, seperti healthcare, fitness, dan cicilan 0%. Itu semua tidak ditemukan di negara lain.</p>
<p>Sedangkan menurut pengamat perbankan, Mirza Adityaswara, aturan untuk debt collector tetap perlu dikeluarkan agar keselamatan kreditur terjaga. &#8220;Yang baik adalah mencari debt collector yang lihai menagih, tapi tetap menjaga norma,&#8221; katanya kepada Ade Faizal Alami dari Gatra. Agar NPL tidak membengkak menjadi puluhan juta, ada baiknya bank sedari awal hati-hati dalam menjaring subscriber dan memberikan limit kredit. Ini mesti dilakukan agar tidak terjadi kredit macet yang berujung maut.</p>
<p>Sumber: Gatra dan sumber lainnya</p>
<h4>Keyword:</h4><ul><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/" title="irzen octa">irzen octa</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/" title="apabila meninggal punya hutang kartu kredit">apabila meninggal punya hutang kartu kredit</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/" title="daftar penunggak kartu kredit">daftar penunggak kartu kredit</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/" title="database kartu kredit macet">database kartu kredit macet</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/" title="peraturan bi limit kartu kredit">peraturan bi limit kartu kredit</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/" title="penggunaan kartu kredit paling efisien">penggunaan kartu kredit paling efisien</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/" title="penunggak kartu kredit tidak bisa bayar dan meninggal">penunggak kartu kredit tidak bisa bayar dan meninggal</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/" title="agar agar bugis">agar agar bugis</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/" title="kriteria kartu kredit bermasalah">kriteria kartu kredit bermasalah</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/" title="kriteria kartu kridit bermasalah">kriteria kartu kridit bermasalah</a></li></ul><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/' addthis:title='Agar Kartu Kredit Tidak Berujung Maut '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.saudagar-bugis.com/agar-kartu-kredit-tidak-berujung-maut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenal BI Checking</title>
		<link>http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/</link>
		<comments>http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Mar 2011 13:14:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Saudagar Bugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Finance]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kredit]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Belanja]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.saudagar-bugis.com/?p=1741</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini dimuat sehubungan dengan pertanyaan rekan kita dalam artikel Rahasia Bisnis dengan Hutang Bersama Miming Phang. Rekan kita bertanya mengenai BI Checking: &#8220;salam kenal bang&#8230;, dalam dunia usaha saya selalu gagal dan saya sudah kena BI-checking, sehingga tidak dapat hutang lagi ke bank… bagaimana bang cara menghilangkan BI-checking untuk biar dapet hutang lagi ke <a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/"><b>...Baca Selengkapnya</b></a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/' addthis:title='Mengenal BI Checking '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ini dimuat sehubungan dengan pertanyaan rekan kita dalam artikel <a title="Seminar Bisnis dengan Hutang Bersama Miming Phang" href="http://www.saudagar-bugis.com/seminar-rahasia-bisnis-dengan-hutang-bersama-miming-phang/">Rahasia Bisnis dengan Hutang Bersama Miming Phang</a>. Rekan kita bertanya mengenai <strong>BI Checking</strong>: &#8220;<em>salam kenal bang&#8230;, dalam dunia usaha saya selalu gagal dan saya sudah kena BI-checking, sehingga tidak dapat hutang lagi ke bank… bagaimana bang cara menghilangkan BI-checking untuk biar dapet hutang lagi ke bank…?</em>&#8220;.</p>
<p>Pada artikel kali ini kita tidak akan membahas mengenai <strong>cara menghilangkan BI Checking</strong>, tapi mari kita <a title="Mengenal BI Checking" href="http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/"><strong>mengenal BI Checking</strong></a>, dan bijaksana menggunakan kredit agar tidak terkena <strong>BI Checking</strong>.</p>
<p><strong>BI-Checking</strong> adalah proses pengecekan oleh lembaga keuangan baik bank maupun non-bank, kepada suatu system yang disebut Sistem Informasi Debitur (SID) yang dikelola oleh Bank Indonesia. Sedangkan Informasi Debitur Individual (IDI) merupakan output dari SID.</p>
<p>SID adalah suatu sistem yang di dalamnya berisi data debitur dari seluruh anggotanya yang terdiri dari Bank Umum, BPR, dan beberapa Perusahaan Pembiayaan.</p>
<p><strong>Cara kerjanya BI Checking</strong><br />
Semua lembaga keuangan yang tergabung dalam anggota SID menyampaikan laporan setiap bulannya kepada Bank Indonesia, yang berisikan seluruh data debitur termasuk kondisi fasilitas kredit untuk posisi akhir bulan sebelumnya. Laporan tersebut disampaikan oleh anggota SID antara tanggal 1 s/d 12 setiap bulan untuk posisi laporan bulan sebelumnya. Selanjutnya, laporan tersebut akan diolah dalam SID dan menghasilkan output berupa BI Checking (IDI). Data yang ditampilkan pada IDI berupa informasi identitas debitur dan kondisi fasilitas kredit, dan kondisi pembayaran selama 24 (dua puluh empat) bulan terakhir sejak posisi data dalam BI Checking tersebut diupdate.</p>
<p><strong>Siapa saja yang bisa mengakses BI Checking?</strong><br />
Sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, pihak-pihak yang bisa menggunakan atau meminta BI Checking adalah lembaga keuangan anggota SID (Bank Umum, BPR dan Perusahaan Pembiayaan), Debitur, dan pihak lainnya dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang.</p>
<p><strong>Untuk Keperluan Apa BI Checking Itu?</strong><br />
BI Checking biasanya diperlukan saat seseorang akan mengajukan kredit kepada lembaga keuangan, di mana dokumen ini akan memperlihatkan kredibilitas dari calon debitur untuk mendapatkan kredit dari pihak bank.<br />
Dalam dokumen tersebut, setiap transaksi finansial yang dilakukan oleh seseorang akan terekam secara jelas. Misalnya Anda memiliki kartu kredit dari bank tertentu, di situ akan terlihat bagaimana profil pembayaran Anda setiap bulannya. Apakah selalu melunasi penuh tagihan atau hanya membayar cicilan minimumnya. Apakah Anda membayar tepat waktu atau melebihi batas waktu yang telah ditentukan.</p>
<p>Dengan <strong>mengenal BI Checking</strong> diharapkan kepada anda yang saat ini sedang menjadi debitur atau calon debitur agar bijaksana memanfaatkan fasilitas kredit yang anda terima.</p>
<p>Kartu kredit misalnya, sebaiknya digunakan untuk bisnis, bukan untuk membeli barang-barang konsumtif, begitu juga dengan kredit usaha lainnya, gunakan untuk bisnis.</p>
<h4>Keyword:</h4><ul><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/" title="BI CHECKING">BI CHECKING</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/" title="cara bi checking">cara bi checking</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/" title="cara membaca BI checking">cara membaca BI checking</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/" title="bi checking online">bi checking online</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/" title="bi cheking">bi cheking</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/" title="BI Checking adalah">BI Checking adalah</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/" title="cara baca bi checking">cara baca bi checking</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/" title="cara menghilangkan bi checking">cara menghilangkan bi checking</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/" title="proses bi checking">proses bi checking</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/" title="menghapus bi checking">menghapus bi checking</a></li></ul><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/' addthis:title='Mengenal BI Checking '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.saudagar-bugis.com/mengenal-bi-checking/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menegah (UMKM) Sul-Sel 2010</title>
		<link>http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/</link>
		<comments>http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Dec 2010 09:38:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Saudagar Bugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kredit]]></category>
		<category><![CDATA[Kredit usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.saudagar-bugis.com/?p=1350</guid>
		<description><![CDATA[Mohon maaf, karena artikel ini baru sempat dimuat berhubung beberapa hari lamanya mengurus upgrade web ini, yang kebetulan mengalami kesalahan menghapus wp-content nya yang tak bisa lagi di restore sehingga butuh beberapa hari untuk melakukan perbaikan untuk web ini. Kita telah beberapa kali memuat artikel tentang kredit, antara lain: Jangan Selalu Positif Terhadap Kredit Mikro, <a href="http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/"><b>...Baca Selengkapnya</b></a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/' addthis:title='Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menegah (UMKM) Sul-Sel 2010 '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><script src="http://kumpulblogger.com/scahor.php?b=127973&onlytitle=1" type="text/javascript"></script><br />
Mohon maaf, karena artikel ini baru sempat dimuat berhubung beberapa hari lamanya mengurus upgrade web ini, yang kebetulan mengalami kesalahan menghapus wp-content nya yang tak bisa lagi di restore sehingga butuh beberapa hari untuk melakukan perbaikan untuk web ini.</p>
<p>Kita telah beberapa kali memuat artikel tentang kredit, antara lain: Jangan Selalu Positif Terhadap Kredit Mikro, Mengenal Kredit Bank, dan Mengenal Kredit Usaha Rakyat (KUR).</p>
<p>Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 9 Desember 2010, saya menghadiri Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menegah (UMKM) Sul-Sel yang dilaksanakan di Baruga Mangkasara&#8217; Kantor Bank Indonesia Lt. 4, Jl. Jenderal Sudirman No. 3 Makassar. Sosialisasi KUR ini dihadiri oleh lebih dari 100 pengusaha mikro dan kecil di Makassar.</p>
<p><a href="http://saudagar-bugis.com/wp-content/uploads/2010/12/Sosialisasi-KUR-Bagi-UMKM-Sul-Sel.jpg"><img src="http://saudagar-bugis.com/wp-content/uploads/2010/12/Sosialisasi-KUR-Bagi-UMKM-Sul-Sel.jpg" alt="" title="Sosialisasi KUR Bagi UMKM Sul-Sel" width="384" height="288" class="aligncenter size-full wp-image-1351" /></a></p>
<p>Pada seminar tersebut, selain BRI, utusan bank-bank yang hadir pada waktu itu antara lain BNI, Bank Mandiri, dan Bank Bukopin, juga hadir dari pihak LPUMKM Sul-Sel.</p>
<p>Sebagai pembicara, Peneliti Ekonomi Madya Senior BI Makassar, Gusti Raizal Eka P, Kepala Bidang Bisnis Mikro BRI Elison F. Sianturi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, M Yamin, dan Manager LPUMKM Sul-Sel Ahmad Firdaus.</p>
<p>Sosialisasi KUR ini merupakan kerja sama antara LPUMKM Sul-SEl dan Bank Indonesia.</p>
<p>Dalam sesi tanya jawab, Kerukunan usaha kecil dan menengah mengeluh soal layanan Kredit Usaha Rakyat(KUR) ini. Bahkan <span id="more-1350"></span>pengusaha kecil mengeluh soal sulitnya mendapatkan kredit dari perbankan. Maskal, misalnya, pemilik toko Meisya Computer ini mengatakan ia pernah mengajukan permohonan kredit, tapi tidak ditolak. Padahal, saat mengajukan permohonan, persyaratan administrasi, di antaranya surat izin usaha serta kartu identitas, termasuk laporan keuangan dan berkas lainnya, sudah dilampirkan di dalam berkas, tapi tetap ditolak. </p>
<p>Begitu juga dengan Thamrin, pedagang daging sapi di Makassar Mall ini juga mengaku kesulitan memperoleh KUR, karena tidak tahu bagaimana cara mendapatkannya. </p>
<p>Kepala Bidang Bisnis Mikro BRI Makassar Elison F. Sianturi mengatakan BRI mempermudah calon debitor memperoleh KUR. Dia mengungkapkan, BRI Makassar telah menyalurkan KUR di Sulawesi Selatan hingga Oktober 2010 mencapai Rp 708,1 miliar. Jumlah ini meningkat 20 persen dibanding tahun lalu.</p>
<p>Elison meminta pengusaha melaporkan ke kantor BRI Makassar di Jalan Ahmad Yani jika mendapat kesulitan atau dipersulit oleh pegawai BRI. Beliau menduga permohonan kredit dari pengusaha mikro dan kecil ditolak oleh BRI karena berbagai alasan. Misalnya, mungkin si pemohon sudah beberapa kali memperoleh KUR atau sedang mengangsur kredit di bank lain.</p>
<p>Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan peran serta UMKM agar benar-benar memanfaatkan dana sebaik mungkin. Dengan pemanfaatan KUR yang benar akan memberikan dampak perekonomian yang lebih baik. Sedangkan untuk UMKM yang belum akses ke bank, diharapkan memanfaatkan momentum yang tepat untuk lebih mengetahui secara mendalam mengenai fasilitas KUR dari perbankan. </p>
<p>Dan Merupakan berita gembira bagi kita semua, bahwa Pemerintah memutuskan meningkatkan kredit usaha rakyat (KUR) tanpa agunan dari semula Rp5 juta menjadi maksimal Rp20 juta untuk tiap nasabah dari berbagai sektor usaha mulai 2011. Peningkatan pagu kredit tanpa agunan ini dilakukan agar sektor usaha yang memperoleh fasilitas ini bisa lebih berkembang. Dengan pagu kredit Rp5 juta itu sulit bagi sektor usaha mikro untuk meningkatkan usaha.</p>
<p>Selain BRI, bank-bank pelaksana penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) ini, antara lain: Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, Bank Bukopin, dan Bank Syariah Mandiri.</p>
<h4>Keyword:</h4><ul><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/" title="kredit usaha mikro">kredit usaha mikro</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/" title="makalah kredit usaha rakyat">makalah kredit usaha rakyat</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/" title="kredit usaha rakyat mikro">kredit usaha rakyat mikro</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/" title="makalah tentang kredit usaha rakyat">makalah tentang kredit usaha rakyat</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/" title="sosialisasi kredit usaha rakyat">sosialisasi kredit usaha rakyat</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/" title="lpumkm sulsel">lpumkm sulsel</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/" title="artikel kredit usaha rakyat">artikel kredit usaha rakyat</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/" title="artikel tentang kredit usaha rakyat">artikel tentang kredit usaha rakyat</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/" title="usaha kredit mikro">usaha kredit mikro</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/" title="kredit usaha mikro bri">kredit usaha mikro bri</a></li></ul><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/' addthis:title='Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menegah (UMKM) Sul-Sel 2010 '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.saudagar-bugis.com/sosialisasi-kredit-usaha-rakyat-kur-bagi-usaha-mikro-kecil-dan-menegah-umkm-sul-sel-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Cerdas Mengelola THR</title>
		<link>http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/</link>
		<comments>http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 09:22:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Saudagar Bugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.saudagar-bugis.com/?p=780</guid>
		<description><![CDATA[Tiap tahun, para karyawan menerima tunjangan hari raya (THR) dari tempat kerja. Jumlahnya bisa satu bulan gaji, bahkan ada yang lebih. Tapi, ada juga yang tak sampai satu bulan gaji. Banyak karyawan mengeluh bahwa THR yang masuk ke rekening langsung habis untuk belanja. Sepertinya sulit menyisihkan uang THR untuk tabungan atau tambahan modal investasi. Benarkah <a href="http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/"><b>...Baca Selengkapnya</b></a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/' addthis:title='Cara Cerdas Mengelola THR '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiap tahun, para karyawan menerima tunjangan hari raya (THR) dari tempat kerja. Jumlahnya bisa satu bulan gaji, bahkan ada yang lebih. Tapi, ada juga yang tak sampai satu bulan gaji.</p>
<p>Banyak karyawan mengeluh bahwa THR yang masuk ke rekening langsung habis untuk belanja. Sepertinya sulit menyisihkan uang THR untuk tabungan atau tambahan modal investasi. Benarkah sesulit itu?</p>
<p>Berikut beberapa tips agar THR yang Anda terima lebih bermanfaat.</p>
<p>1. Hitung dan keluarkan zakat<br />
Jangan lupa, THR adalah penghasilan tahunan. Jika telah mencapai nisab (jumlah wajib zakat), hitung dan keluarkan zakatnya. Jika terbiasa mengeluarkan zakat tiap bulan, zakat dari THR akan lebih besar. Anda bisa menghubungi berbagai lembaga zakat untuk mengetahui apakah penghasilan Anda telah terkena kewajiban zakat</p>
<p>2. Lunasi utang<br />
Penerimaan THR membuat Anda memperoleh penghasilan tambahan. Manfaatkan untuk segera mengurangi utang karena lebih sulit membayarnya dengan penghasilan reguler. Prioritaskan membayar utang dengan bunga paling tinggi lebih dulu. Meski mungkin merasa THR Anda lenyap tanpa ada barang, hidup akan lebih ringan karena terbebas dari utang.</p>
<p>3. Tabung sebagian<span id="more-780"></span><br />
Sebelum mengotak-atik sisa THR untuk keperluan hari raya, sisihkan THR minimal 10 persen untuk ditabung. Agar &#8216;sulit&#8217; mengaksesnya gunakan tabungan tanpa ATM, atau rekening bersama suami-istri yang perlu persetujuan pasangan untuk menarik tabungan. Semakin besar THR yang Anda terima, jumlah tabungan bisa semakin besar.</p>
<p>4. Atur THR  dengan pasangan<br />
Apabila Anda dan pasangan sama-sama bekerja dan mendapat THR, tentunya kalian akan mendapat dua THR. Kalian bisa membagi THR siapa yang akan dialokasikan untuk keperluan hari raya dan THR siapa yang akan ditabung atau untuk keperluan pribadi lainnya.</p>
<p>5. Investasi<br />
Anda juga bisa memilih berinvestasi. Agar aman, konsultasi dengan pakarnya jenis investasi apa yang paling cocok apakah membeli emas atau deposito, membayar premi asuransi pendidikan anak-anak, asuransi kesehatan, atau asuransi jaminan hari tua.</p>
<p><a href="http://www.vivanews.com" target="blank">sumber</a></p>
<h4>Keyword:</h4><ul><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/" title="MENGELOLA THR">MENGELOLA THR</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/" title="tips mengelola THR">tips mengelola THR</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/" title="Cara cerdas membeli rumah">Cara cerdas membeli rumah</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/" title="tips thr">tips thr</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/" title="cara pembagian THR">cara pembagian THR</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/" title="tips belanja thr">tips belanja thr</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/" title="cara mengelola THR">cara mengelola THR</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/" title="tip shoping THR">tip shoping THR</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/" title="TIPS CERDAS KELOLA UANG THR">TIPS CERDAS KELOLA UANG THR</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/" title="Tips membagi thr">Tips membagi thr</a></li></ul><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/' addthis:title='Cara Cerdas Mengelola THR '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.saudagar-bugis.com/cara-cerdas-mengelola-thr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>9 Tips Finansial untuk Isteri Cerdas</title>
		<link>http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/</link>
		<comments>http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 08:32:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Saudagar Bugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.saudagar-bugis.com/?p=496</guid>
		<description><![CDATA[Sudah menjadi tradisi masyarakat kita bahwa seorang isteri adalah pengelola rumah tangga, terutama dalam hal pengelolaan keuangan rumah tangga. Tantangan finansial seorang isteri pun cukup beragam, mulai dari naik turunnya pendapatan keluarga, menjaga anggaran rumah tangga jangan sampai defisit, sampai kepada ancaman kekurangan dana untuk kebutuhan hari tua. Bahkan, dalam situasi finansial yang kurang menguntungkan, <a href="http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/"><b>...Baca Selengkapnya</b></a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/' addthis:title='9 Tips Finansial untuk Isteri Cerdas '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah menjadi tradisi masyarakat kita bahwa seorang isteri adalah pengelola rumah tangga, terutama dalam hal pengelolaan keuangan rumah tangga. Tantangan finansial seorang isteri pun cukup beragam, mulai dari naik turunnya pendapatan keluarga, menjaga anggaran rumah tangga jangan sampai defisit, sampai kepada ancaman kekurangan dana untuk kebutuhan hari tua.</p>
<p>Bahkan, dalam situasi finansial yang kurang menguntungkan, sang isteri terancam untuk &#8216;terpaksa&#8217; ikut bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kami berharap beberapa tips di bawah ini akan banyak membantu para isteri untuk lebih cerdas dan terampil dalam mengelola keuangan rumah tangga.</p>
<p><strong>1. Membangun kepercayaan finansial dengan pasangan (suami)</strong></p>
<p>Rencanakanlah keuangan rumah tangga anda bersama dengan pasangan. Ciptakanlah komunikasi yang jujur dan terbuka. Hal ini akan merubah sikap saling menyalahkan satu sama lain (Ingat : Ini merupakan salah satu penyebab utama keretakan rumah tangga)  menjadi saling mengingatkan apa bila terjadi pengeluaran yang berlebihan. Hal ini juga dapat membuat anda saling memberikan pujian atas tercapainya sasaran-sasaran finansial yang sudah anda rencanakan bersama. Alhasil, mendorong anda untuk lebih disiplin dan belajar hidup lebih hemat.</p>
<p><strong>2. Belanja, utang/kewajiban, tabungan dan Anggaran Rumah Tangga.</strong></p>
<p>Apa yang pertama kali muncul di pikiran anda pada saat menerima pendapatan setiap bulannya? Belanja? Bayar utang/kewajiban? Atau menabung? Jika belanja yang duluan muncul, hampir pasti anggaran rumah tangga anda akan menderita defisit. Anda perlu mengubah kebiasaan itu. Biasakanlah untuk memangkas pendapatan untuk menabung dulu. Hal ini memastikan arus kas bersih (net cashflow) anggaran rumah tangga anda akan surplus/positif. Setelah itu, bayarlah dulu utang/kewajiban.</p>
<p>Pastikan utang/kewajiban berkurang terus sesuai jadwal yang sudah direncanakan. Waspadai bunga yang diberlakukan. Baru kemudian dari sisa anggaran yang tersedia dimanfaatkan untuk belanja kebutuhan rumah tangga. Dengan melakukan kebiasaan seperti diatas, anda akan lebih mudah mencapai sasaran-sasaran finansial yang diinginkan.</p>
<p>Banyak diantara para ibu rumah tangga yang sudah terbiasa melakukan penyusunan anggaran. Penyusunan anggaran rumah tangga sebetulnya sangat sederhana, yaitu menuliskan rencana pengeluaran rutin bulanan (membantu untuk tidak keluar dari rel) dan menabung untuk keperluan masa depan yang anda inginkan, seperti mobil, rumah, dana hari tua dan lain-lain. Jangan lupa memasukkan rencana pengurangan hutang dan atau jadwal pembayaran kewajiban kedalam anggaran anda. Bila anda belum melakukannya, manfaatkan software excel spreadsheet atau anda dapat mempelajarinya melalui simulasi perencanaan keuangan di   www.tgrmfinance.com.</p>
<p><strong>3. Kesepakatan batas pengeluaran.</strong></p>
<p>Buatlah kesepakatan bersama pasangan anda sebuah plafon pembelian, misalnya Rp. 500.000. Bila ada pembelian diatas plafon, anda berdua sepakat untuk membahasnya lebih dulu (tidak berlaku untuk pembelian rutin seperti belanja bulanan, pembayaran listrik dan lain-lain). Diawal, aturan ini memang terasa terlalu membatasi, namun kami telah membuktikan bahwa hal ini berdampak besar pada penghematan anggaran.</p>
<p><strong>4. Menata dokumen finansial Anda</strong></p>
<p>Sediakan tempat khusus untuk menyimpan dokumen finansial dan dokumen penting anda dan tatalah dengan rapih, sehingga anda akan mudah untuk mendapatkannya jika dibutuhkan. Hal ini akan mendorong anda untuk terus melakukan review terhadap anggaran yang sudah anda buat.</p>
<p><strong>5. Mengerti kebutuhan asuransi jiwa dan kesehatan</strong></p>
<p>Polis asuransi dibeli untuk melindungi anda. Sampai sejauh mana polis asuransi yang anda miliki melindungi anda. Untuk Polis Asuransi jiwa, berfungsi sebagai pengganti penghasilan bila pemberi nafkah sudah tidak dapat melakukan tugasnya (karena meninggal atau cacat). Pahami berapa besar nilai perlindungan (Uang Pertanggungan) yang anda butuhkan.<span id="more-496"></span></p>
<p>Meningkatnya biaya pengobatan yang mencapai 3-5 kali inflasi merupakan alasan kuat untuk kita memiliki asuransi kesehatan. Sebagian besar dari pembaca tentu sudah memiliki perlindungan kesehatan ini, baik yang di sediakan oleh perusahaan, maupun membeli sendiri. Pahami fasilitas penjaminan (coverage) asuransi kesehatan anda, sesuai dengan yang anda butuhkan. Diskusikanlah uang pertanggungan asuransi jiwa  dan coverage asuransi kesehatan dengan perencana keuangan atau agen asuransi anda.</p>
<p><strong>6. Memenuhi kebutuhan dana hari tua</strong></p>
<p>Kapan sebaiknya kita mulai merencanakan dan melaksanakan dana pensiun? Mulailah lebih awal. Semakin cepat mulai menyisihkan dana, akan semakin baik dan semakin murah dana yang diperlukan. Sebagai gambaran, untuk target pencapaian dana 1 milyar 20 tahun yang akan datang, dengan tingkat pertumbuhan (return) 14 % per tahun, dana yang harus anda invetasikan per bulan adalah Rp.760.000,-/bulan. Sedangkan bila anda menunda 10 tahun dengan target dan tingkat pertumbuhan yang sama, anda harus menyisihkan dana Rp. 3.800.000/bulan.</p>
<p><strong>7. Menentukan sasaran-sasaran finansial bersama pasangan</strong></p>
<p>Membahas sasaran finansial jangka pendek dan panjang bersama pasangan adalah saat-saat yang menyenangkan karena dengan menyatunya ide anda berdua akan menciptakan motivasi bahtera rumah tangga tang sekaligus memperkuat fondasinya. Mulailah dengan hal yang umum, seperti rencana pembelian mobil, cicilan rumah dan lain-lain. Kemukakan ide-ide anda secara kreatif. Misalnya rencanakan cicilan rumah sudah selesai sebelum anak tercinta mulai kuliah, hal ini akan mengurangi tekanan finansial anda dimasa mendatang. Atau jangan membeli mobil mungil kalau anda sudah mengharapkan kedatangan si kecil sebelum 2 tahun ke depan.</p>
<p>Jangan lupa buat rencana anda secara tertulis agar bisa selalu di tinjau kembali dari waktu kewaktu dan yang terpenting, konsolidasikan sasaran-sasaran anda ke dalam rencana anggaran bulanan.</p>
<p><strong>8. Menghemat = menciptakan pendapatan</strong></p>
<p>Saat anda melakukan belanja bulanan untuk rumah tangga, biasakanlah untuk menghemat anggaran. Dan dedikasikan penghematan tersebut untuk sesuatu yang nyata. Waktu kami baru menikah, nenek saya pernah menasehati, “Simpan penghematan belanjamu untuk hadiah ulang tahun anak-anakmu kelak”. Dan diluar dugaan, kami mendapatkan lebih dari cukup untuk itu.</p>
<p><strong>9. Membeli untuk manfaat jangka panjang</strong></p>
<p>Hampir semua orang tua menyambut kelahiran anggota keluarga baru dengan menyiapkan tempat tidur bayi. Berapa lama sang bayi tidur ditempat itu? Bukankah lebih hemat dan efisien kalau kita menyambutnya dengan membeli tempat tidur ukuran dewasa, yang akan terus bermanfaat sampai dia dewasa.</p>
<p>sumber: Budi Cahyadi, CFP®, Perencana Keuangan pada TGRM Financial Planning Services, DetikFinance</p>
<h4>Keyword:</h4><ul><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/" title="software anggaran keluarga">software anggaran keluarga</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/" title="ibu rumah tangga cerdas">ibu rumah tangga cerdas</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/" title="software pengeluaran rumah tangga">software pengeluaran rumah tangga</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/" title="penyusunan anggaran belanja rumah tangga">penyusunan anggaran belanja rumah tangga</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/" title="ibu rumah tangga yang cerdas">ibu rumah tangga yang cerdas</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/" title="software anggaran rumah tangga">software anggaran rumah tangga</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/" title="ibu rumahtangga yang cerdas dalam keuangan">ibu rumahtangga yang cerdas dalam keuangan</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/" title="software gratis pengeluaran belanja bulanan rumah tangga">software gratis pengeluaran belanja bulanan rumah tangga</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/" title="software gratis pengeluaran rumah tangga">software gratis pengeluaran rumah tangga</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/" title="software pengelolaan keuangan keluarga gratis">software pengelolaan keuangan keluarga gratis</a></li></ul><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/' addthis:title='9 Tips Finansial untuk Isteri Cerdas '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.saudagar-bugis.com/9-tips-finansial-untuk-isteri-cerdas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pisahkan Rekening Pribadi dan Bisnis</title>
		<link>http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/</link>
		<comments>http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 06:57:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Saudagar Bugis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.saudagar-bugis.com/?p=488</guid>
		<description><![CDATA[Memilih usaha sebagai sumber pendapatan adalah salah satu cara untuk meningkatkan kekayaan. Pengelolaan yang tepat menjadi kunci keberhasilan pilihan ini. Dengan besarnya risiko yang ada dan diikuti dengan tawaran hasil yang tidak terbatas, menjadikan pilihan ini banyak dilirik setiap orang. Namun, kenapa tidak semua berhasil? Harus diakui, membuka usaha sendiri membutuhkan kerja ekstra. Sistem yang <a href="http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/"><b>...Baca Selengkapnya</b></a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/' addthis:title='Pisahkan Rekening Pribadi dan Bisnis '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memilih usaha sebagai sumber pendapatan adalah salah satu cara untuk meningkatkan kekayaan. Pengelolaan yang tepat menjadi kunci keberhasilan pilihan ini. Dengan besarnya risiko yang ada dan diikuti dengan tawaran hasil yang tidak terbatas, menjadikan pilihan ini banyak dilirik setiap orang. Namun, kenapa tidak semua berhasil?</p>
<p>Harus diakui, membuka usaha sendiri membutuhkan kerja ekstra. Sistem yang belum terbentuk menjadi kendala klasik yang dihadapi para pengusaha pemula. Tidak terkecuali masalah akuntansi atau pencatatan keuangan.</p>
<p>Seberapa banyak usaha kecil yang mencatatkan semua kegiatan dan transaksinya? sangat tidak banyak. Padahal, pencatatan adalah langkah dasar penting yang harus dilakukan untuk memajukan usaha tersebut.</p>
<p><strong>Rekening terpisah</strong></p>
<p>Langkah awal untuk melakukan pencatatan keuangan pada usaha yang Anda jalankan adalah memisahkan antara pencatatan keuangan usaha dan keuangan milik pribadi. Hal ini dikarenakan jika Anda masih menggabungkan antara keuangan usaha dan keuangan pribadi, Anda akan menemukan kesulitan dalam melakukan monitoring terhadap pendapatan ataupun pengeluaran yang telah dilakukan.</p>
<p>Dengan melakukan pemisahan pencatatan antara keuangan usaha dengan keuangan pribadi, maka akan lebih mudah untuk membedakan antara arus dana dari usaha dengan penggunaan uang untuk kepentingan pribadi.</p>
<p>Di samping itu pemisahan pencatatan tersebut dapat memberikan informasi yang lebih jelas tentang keadaan finansial dari usaha yang sedang kita jalankan.</p>
<p>Langkah berikutnya adalah mencatat transaksi keuangan secara terrinci, hal ini untuk memudahkan Anda mengingat tujuan dari transaksi keuangan tersebut. Apabila Anda sering melakukan transaksi keuangan yang berkaitan dengan bisnis, maka seiring meningkatnya usaha yang Anda jalankan maka jumlah transaksi pun akan semakin banyak. Oleh karena itu, dengan adanya dukungan perbankkan yang baik akan memberikan kelancaran pada pencatatan transaksi bisnis Anda.</p>
<p>Saat ini tersedia produk layanan perbankan yang dapat mendukung pencatatan keuangan usaha Anda di antaranya adalah produk Taplus Bisnis dari Bank BNI dan Tabungan SiAga Bukopin Bisnis dari Bank Bukopin.</p>
<p><strong>Taplus Bisnis<span id="more-488"></span></strong></p>
<p>Taplus Bisnis merupakan produk layanan perbankan dari Bank BNI untuk nasabah perorangan dan badan usaha. Taplus Bisnis memberikan kemudahan dalam laporan transaksi bisnis Anda.</p>
<p>Perincian transaksi tercetak lengkap pada buku tabungan Taplus Bisnis. Selain itu, produk tersebut juga menyediakan laporan bulanan total debet dan kredit, agar Anda dapat dengan mudah memantau bisnis yang sedang dijalankan.</p>
<p>Pada saat terjadi transaksi bisnis, maka Anda akan mendapat pemberitahuan transaksi melalui SMS, sehingga Anda dapat segera mengetahui transaksi yang terjadi pada bisnis Anda. Selain itu, fasilitas tambahan pada Taplus Bisnis adalah pemberian gratis asuransi jiwa kepada nasabahnya.</p>
<p>Setoran awal untuk membuka rekening pada produk Taplus Bisnis adalah Rp1 juta, sedangkan saldo minimum yang terdapat pada rekening adalah Rp5 juta. Apabila saldo yang terdapat pada rekening di atas saldo minimum maka bebas biaya administrasi bulanan, sedangkan bila saldo di bawah saldo minimum dikenakan biaya administrasi Rp20.000 per bulan.</p>
<p><strong>Tabungan SiAga Bukopin Bisnis</strong></p>
<p>Tabungan SiAga Bukopin Bisnis merupakan produk tabungan dari Bank Bukopin, pada tabungan tersebut disajikan transaksi bisnis yang tercatat secara terperinci, sehingga pemilik usaha tak perlu lagi bingung mencatat semua transaksi karena Tabungan SiAga Bukopin Bisnis membantu Anda dalam memberikan pencatatan transaksi bisnis yang terperinci.</p>
<p>Pada Tabungan SiAga Bukopin Bisnis terdapat fasilitas joint account yang memungkinkan pembukaan rekening atas nama dua orang dengan pilihan otorisasi dilakukan dengan tanda tangan kedua pemilik rekening atau otorisasi dilakukan hanya dengan tanda tangan salah satu pemilik rekening.</p>
<p>Pemilik rekening secara otomatis mendapatkan Kartu SiAga Bukopin untuk fleksibilitas transaksi melalui ATM, e-Banking Bukopin dan merchant kartu debit jaringan Visa. Batas transaksi per hari disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan bisnis dan keseharian Anda. Setoran awal pembukaan rekening Tabungan SiAga Bukopin Bisnis adalah Rp1 juta, dengan saldo minimum pada rekening adalah Rp1 juta. Biaya administrasi yang dikenakan per bulannya adalah Rp10.000,-.</p>
<p>Dalam memilih produk perbankan untuk menunjang pencatatan bisnis Anda, perlu juga diperhatikan lokasi kantor cabang bank yang relatif dekat dengan tempat usaha Anda, sehingga hal tersebut dapat mempermudah teknis administrasi dengan pihak bank apabila memerlukan kehadiran Anda.</p>
<p>sumber: Eko Endarto, Bisnis Indonesia</p>
<h4>Keyword:</h4><ul><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/" title="setoran awal pembukaan rekening taplus bisnis">setoran awal pembukaan rekening taplus bisnis</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/" title="bni taplus bisnis">bni taplus bisnis</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/" title="setoran awal pembukaan rekening bni bisnis">setoran awal pembukaan rekening bni bisnis</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/" title="biaya administrasi tabungan siaga bukopin">biaya administrasi tabungan siaga bukopin</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/" title="saldo minimal bni taplus bisnis">saldo minimal bni taplus bisnis</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/" title="setoran awal bni taplus bisnis">setoran awal bni taplus bisnis</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/" title="REKENING PRIBADI UNTUK PERUSAHAAN">REKENING PRIBADI UNTUK PERUSAHAAN</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/" title="setoran awal pembukaan taplus bisnis BNI">setoran awal pembukaan taplus bisnis BNI</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/" title="kebutuhan nasabah terhadap tabungan bisnis bukopin">kebutuhan nasabah terhadap tabungan bisnis bukopin</a></li><li><a href="http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/" title="saldo minimal taplus bisnis">saldo minimal taplus bisnis</a></li></ul><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/' addthis:title='Pisahkan Rekening Pribadi dan Bisnis '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.saudagar-bugis.com/pisahkan-rekening-pribadi-dan-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

