Jika anda berkunjung ke web Saudagar Bugis ini, mungkin terlintas dalam benak anda bahwa pemiliknya seorang yang kaya raya. Benar! Pemiliknya memang kaya raya dan juga yang membaca artikel ini.
Menurut anda, apakah anda sudah merasa kaya raya? Apakah anda sudah mengetahui kekayaan itu apa ? Sebagian Kekayaan menurut sebagian orang atau kebanyakan orang sama dengan kemampuan untuk terus bertahan hidup dengan gaya hidup (bukan foya-foya) tanpa harus bekerja.
Dalam sebuah penelitianyang dilakukan oleh Gallup Internasional menunjukan bahwa rata-rata eksekutif ibukota dan asia kaya bertahan hanya 90 hari dengan gaya hidup yang ada apabila besok ia berhenti bekerja. Setelah itu mereka harus mulai menjual aset atau
berhutang.
Kaya itu relatif. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai
uang 10 juta, sebagian orang merasa belum kaya walaupun sudah
memiliki uang 10 milyar.
Menurut majalah Forbes, orang kaya adalah orang yang mempunyai
penghasilan 1 juta USD keatas dalam setahunnya. Sedangkan menurut
Buckminster Fuller seorang Guru besar, bahwa kaya adalah bukan
seberapa besar aktif income anda melainkan kaya adalah apabila
passive income (uang yang masuk tanpa harus bekerja) lebih besar dari biaya hidup anda.
Berdasarkan definisi di atas, pertanyaan buat anda ialah bila besok anda berhenti bekerja, berapa lama anda dapat bertahan
hidup dengan gaya hidup anda sekarang tanpa harus menjual aset-aset anda?
Perlu anda ingat bahwa kekayaan itu bukan hanya diukur dari materi, tapi juga spiritual.
Kata mentor saya, H. Nurdin Ending, semua orang itu sebenarnya kaya raya, cuma pikirannya saja yang membuatnya menjadi miskin dan melarat. Jika anda mengatakan “saya miskin”, maka miskinlah anda saat itu juga. Bukankah perkataan itu adalah doa.
Katakan saja “saya ini kaya raya”, maka jadilah anda kaya raya hari itu juga.
Hitung saja:
Berdasarkan data yang diperoleh dari organisasi Organs Watch yang bermarkas di amerika serikat, para broker mematok harga yang berbeda bagi ginjal dari berbagai bangsa. Data yang ada, yaitu
Ginjal dari philipina dan india misalnya dihargai us$ 1500, sementara dari brazil bisa mencapai us$ 6000.
Harga ginjal termahal dicatat oleh pendonor dari amerika serikat yang mencapai us$ 30.000.
Sementara jurnal kesehatan The Lancet menyebutkan, harga ginjal di pasaran mencapai us$ 15.000. Sepotong hati manusia dihargai us$ 130.000, harga sebuah jantung us$ 130.000, dan harga paru-paru bisa mencapai us$ 150.000.
Kalau dihitung dari harga ginjal, hati, jantung dan paru-paru saja berkisar USD 425.000,- kira-kira kalau dirupiahkan sekitar Rp. 3.825.000.000 itu hanya harga pasaran saja, belum kalau dijual di rumah sakit termahal.
Jadi, jangan selalu berkata bahwa anda miskin, anda itu kaya raya.






